Kondisi Fisik Atlet Untuk Olahraga Dressage Dan Show Jumping

Kondisi Fisik Atlet Untuk Olahraga Dressage Dan Show Jumping

Berkuda adalah salah satu dari cabang olahraga yang sering dipertandingkan di olimpiade maupun SEA Games. Sebelum menjadi olahraga resmi, berkuda merupakan salah satu kegiatan yang digemari oleh para bangsawan pada jaman dahulu, termasuk bangsawan di Indonesia. Seiring perkembangan jaman, tidak hanya bangsawan saja yang bisa melakukan kegiatan ini namun semua orang jika tertarik dan ingin mendalaminya bisa terjun kedalam olahraga berkuda. Bahkan saat ini olahraga berkuda seperti dressage dan juga show jumping atau yang dikenal dengan kuda lompat rintangan sudah menjadi cabang olahraga di perlombaan dunia seperti olimpiade dan juga ditingkat asia seperti di SEA Games. Pada ajang SEA Games ke 28 lalu di Singapura, Indonesia berhasil menyabet dua emas dan juga satu perunggu. Hal tersebut menjadi salah satu hal yang sangat berkesan bagi Indonesia dan tentunya membuat bangga.

Yang disayangkan dari olahraga ini adalah di Indonesia olahraga berkuda menjadi cabang olahraga minoritas dan tidak banyak dilirik oleh masyarakat. Selain itu masyarakat juga menganggap bahwa berkuda tidak memerlukan kondisi fisik yang kuat karena hanya akan menunggang kuda, dan kuda tersebut yang nantinya lebih banyak melakukan pekerjaan. Jadi masyarakat menganggap bahwa yang perlu memiliki kondisi fisik baik adalah kuda. Padahal sebuah olahraga, walaupun menggunakan hewan tetap saja merupakan budaya manusia. Apabila tidak ada faktor manusia yang berperan dalam olahraga tersebut maka kegiatan tersebut tidak dapat disebut olahraga. Atlet olahraga berkuda membutuhkan fisik yang kuat karena mereka tidak hanya duduk diam ketika kuda berlari dengan kencang, mereka harus melakukan squatting di pelana dengan kaki yang bertumpu pada sanggurdi. Apabila fisik atlet tidak kuat, maka ia dapat terjatuh dan kudanya tidak dapat berlari dengan kencang.

Kondisi Fisik Atlet Untuk Olahraga Dressage Dan Show JumpingUntuk meningkatkan prestasi para atlet berkuda yang berasal dari pemain judi, mereka harus memperhatikan kondisi fisik mereka agar kuat karena itu merupakan salah satu persyaratan yang diperlukan. Hal tersebut adalah keperluan dasar yang tidak dapat dipandang sebelah mata ataupun ditawar. Karena semua atlet termasuk atlet olahraga berkuda harus memiliki kondisi fisik yang kuat seperti atlet-atlet cabang olahraga lainnya. Nantinya akan terjadi peningkatan jasmani, dan hal tersebut akan membuat resiko terjadinya cidera dapat berkurang. Atlet berkuda dapat mengalami kelelahan lebih cepat, apabila tidak memiliki daya tahan tubuh dalam menghadapi berbagai rintangan ketika berkompetisi, maka bisa dikatakan bahwa atlet tersebut akan sulit untuk mendapatkan kemenangan. Pada dressage, yang menjadi poin penting adalah keserasian gerakan antara atlet dengan kuda yang ditungganginya. Ada beberapa gerakan yang harus dilakukan secara serasi antara atlet dan juga kuda tersebut. Sedangkan di show jumping, penilaian akan bertumpu pada keberhasilan atlet dan kuda dalam melewati berbagai rintangan sepanjang jalur lintasan. Setidaknya terdapat 12 rintangan yang harus dilewati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *