Hal yang Harus Dipersiapkan Sebelum Melakukan Perlombaan Kuda Loncat Lintasan

Hal Yang Harus Dipersiapkan Sebelum Melakukan Perlombaan Kuda Loncat Lintasan

Lomba kuda loncatan merupakan salah satu lomba yang sanat melegenda dari zaman penjajahan belanda sampai dengan saat ini. Walaupun saat ini euforianya tidak seperti zaman dahulu pada saat zaman belanda, namun kehadiran pacuan kuda khususnya jenis kuda loncat lintasan masih banyak diminati oleh sebagian besar orang. Untuk melakukan sebuah perlombaan, tentunya ada hal-hal yang harus diperhatikan dan disiapkan, seperti halnya melakukan perlombaan kuda loncat lintasan. Hal tersebut bertujuan agar anda tidak salah dalam perlombaan dan tentunya juga dapat mendorong anda meraih kemenangan dalam perlombaan tersebut. Lalu apa yang harus dipersiapkan sebelum melakukan lomba kuda loncat lintasan? Daripada penasaran, langsung saja simak penjelasannya di bawah ini.

Hal yang harus anda perhakan dan persiapkan terlebih dahuku sebelum memulai lomba kuda loncat lintasan adalah anda harus memahami terlebih dahulu aturan-aturan yang berlaku. Hal ini untuk meminimalisir anda dalam melakukan kesalahan yang dapat berakibat fatal untuk anda seperti didiskualifikasi. Hal yang ke dua yang harus anda lakukan adalah anda anda harus berjalan terlebih dahulu di sepanjang lintasan agar mengerti step-step yang harus dilalui dan tentunya dengan begitu anda bisa mengatur strategi untuk meraih kemenangan dalam perlomban. Anda juga harus menghafal dan mengukur jarak dari lintasan satu ke lintasan selanjutnya agar anda tidak salah langkah dan bisa melalui lintasan tersebut dengan mulus. Aktifitas ini biasa disebut dengan walk ini course atau berjalan di perjalanan. Hal yang harus diperhatikan selanjutnya adalah anda juga harus bisa memperhitungkan langkah kuda anda. Ada umumnya satu langkah kuda sama dengan empat langkah manusia atau satu stride. Sedangkan untuk landing, kuda memakan wakti dua stride atau setara dengan delapan langkah manusia. Hal ini bertujuan agar anda bisa dengan tepat memperhitungkan waktu dalam perlombaan anda.

Hal Yang Harus Dipersiapkan Sebelum Melakukan Perlombaan Kuda Loncat LintasanItulah sedikit ulasan mengenai hal-hal yang harus dipersiapkan sebelum melakukan perlombaan kuda loncat lintasan. Semoga dengan ulasan artikel di atas bisa bermanfaat untuk anda dan bisa dijadikan referensi untuk anda yang sedang akan melakukan perlombaan pacuan kuda loncat rintangan.


Kondisi Fisik Atlet Untuk Olahraga Dressage Dan Show Jumping

Kondisi Fisik Atlet Untuk Olahraga Dressage Dan Show Jumping

Berkuda adalah salah satu dari cabang olahraga yang sering dipertandingkan di olimpiade maupun SEA Games. Sebelum menjadi olahraga resmi, berkuda merupakan salah satu kegiatan yang digemari oleh para bangsawan pada jaman dahulu, termasuk bangsawan di Indonesia. Seiring perkembangan jaman, tidak hanya bangsawan saja yang bisa melakukan kegiatan ini namun semua orang jika tertarik dan ingin mendalaminya bisa terjun kedalam olahraga berkuda. Bahkan saat ini olahraga berkuda seperti dressage dan juga show jumping atau yang dikenal dengan kuda lompat rintangan sudah menjadi cabang olahraga di perlombaan dunia seperti olimpiade dan juga ditingkat asia seperti di SEA Games. Pada ajang SEA Games ke 28 lalu di Singapura, Indonesia berhasil menyabet dua emas dan juga satu perunggu. Hal tersebut menjadi salah satu hal yang sangat berkesan bagi Indonesia dan tentunya membuat bangga.

Yang disayangkan dari olahraga ini adalah di Indonesia olahraga berkuda menjadi cabang olahraga minoritas dan tidak banyak dilirik oleh masyarakat. Selain itu masyarakat juga menganggap bahwa berkuda tidak memerlukan kondisi fisik yang kuat karena hanya akan menunggang kuda, dan kuda tersebut yang nantinya lebih banyak melakukan pekerjaan. Jadi masyarakat menganggap bahwa yang perlu memiliki kondisi fisik baik adalah kuda. Padahal sebuah olahraga, walaupun menggunakan hewan tetap saja merupakan budaya manusia. Apabila tidak ada faktor manusia yang berperan dalam olahraga tersebut maka kegiatan tersebut tidak dapat disebut olahraga. Atlet olahraga berkuda membutuhkan fisik yang kuat karena mereka tidak hanya duduk diam ketika kuda berlari dengan kencang, mereka harus melakukan squatting di pelana dengan kaki yang bertumpu pada sanggurdi. Apabila fisik atlet tidak kuat, maka ia dapat terjatuh dan kudanya tidak dapat berlari dengan kencang.

Kondisi Fisik Atlet Untuk Olahraga Dressage Dan Show JumpingUntuk meningkatkan prestasi para atlet berkuda yang berasal dari pemain judi, mereka harus memperhatikan kondisi fisik mereka agar kuat karena itu merupakan salah satu persyaratan yang diperlukan. Hal tersebut adalah keperluan dasar yang tidak dapat dipandang sebelah mata ataupun ditawar. Karena semua atlet termasuk atlet olahraga berkuda harus memiliki kondisi fisik yang kuat seperti atlet-atlet cabang olahraga lainnya. Nantinya akan terjadi peningkatan jasmani, dan hal tersebut akan membuat resiko terjadinya cidera dapat berkurang. Atlet berkuda dapat mengalami kelelahan lebih cepat, apabila tidak memiliki daya tahan tubuh dalam menghadapi berbagai rintangan ketika berkompetisi, maka bisa dikatakan bahwa atlet tersebut akan sulit untuk mendapatkan kemenangan. Pada dressage, yang menjadi poin penting adalah keserasian gerakan antara atlet dengan kuda yang ditungganginya. Ada beberapa gerakan yang harus dilakukan secara serasi antara atlet dan juga kuda tersebut. Sedangkan di show jumping, penilaian akan bertumpu pada keberhasilan atlet dan kuda dalam melewati berbagai rintangan sepanjang jalur lintasan. Setidaknya terdapat 12 rintangan yang harus dilewati.


Aturan Dalam Perlombaan Kuda Loncat Rintangan

Aturan Dalam Perlombaan Kuda Loncat Rintangan

Perlombaan cabang olah raga kuda loncat rintangan merupakan salah satu jenis cabang olah raga pacuan kuda yang mana keberadaannya sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda sampai dengan sekarang. pada zaman Belanda, dulu kuda dijadikan sebagai pengganti kerbau untuk membajak sawah oleh para petani. selain itu, kuda juga difungsikan sebagai alat transportasi yang banyak dikenal dengan istilah delman. keberadaan kuda semakin pesat saat para prajurit Belanda secara rutin selalu mengadakan lomba kuda loncat rintangan yang digelar di kavelari di Cimahi Jawa Barat yang saat ini sudah termasuk dan dijdikan dalam wilayah Bandung. sejak saat itu, lomba pacuan kuda khususnya dengan jenis kuda loncat rintangan banyak dikenal dan menjadi popular pada saat itu. lomba tersebut pun jun juga telah ada aturan dalam permainanya yang sesuai standart prsedur atau yang biasa disebut dengan SOP (Standart Operasional Prosedur). lalu apa saja aturan yang berlaku dalam perlombaan kuda loncat rintangan? daripada penasaran, langsung saja simak penjelasannya di bawah ini.

Aturan Dalam Perlombaan Kuda Loncat RintanganAturan dalam perlombaan kuda loncat rintangan diantaranya adalah untuk panjang lintasannya panjang lintasan dalam lomba kuda loncat rintangan adalah minimal yang seharusnya dilewati oleh kuda dan para penunggangnya yakni 150 meter dan dengan panjang maksimal 1200 meter. sedangkan untuk alas arena yang sesuai dengan stadart dan aturan yang berlaku adalah 90 meter x 45 meter dengan alas lintasan yakni berupa pasir atau padang rumput. tintangannya pun juga sudah diatur esuai dengan standart dan prosedur yang berlaku. pada umumnya, jenis-jenis rintangan yang harus dilalui yakni berupa lintangan lompat tinggi, rintangan lompat jauh yang menggenangi air yang telah disediakan, rintangan lompat tinggi serta lompat jauh, dan masih banyak lagi. pada masing-masing rintangan akan diberi nomor sebagai urutan agar para peserta tidak merasa kebingungan. sedangkan untuk arah melompat, diberikan tanda dua bendera yang dipasang pada masing-masing lintasan. sebelah kanan merah dan di sebelah kiri adalah putih.

inilah sedikit ulasan mengenai aturan dalam perlombaan kuda loncat rintangan yang harus anda lalui. semoga bermanfaat ?.


Mengenal Ragam Kompetisi Berkuda Dan Kuda Loncat

Kompetisi Berkuda

Bagi Anda yang menyukai olahraga berkuda pastinya mengetahui bahwa berkuda adalah salah satu olahraga yang sering dikompetisikan baik di tingkat nasional maupun internasional. Karena memang berkuda ini membutuhkan ketangkasan dan juga kemampuan untuk mengendalikan kuda sebagai partner atau tunggangannya. Pada olahraga ini ada banyak aspek yang memang perlu Anda kuasai. Salah satunya ialah kemampuan untuk menggabungkan kemampuan dan kekuatan Anda bersama dengan kuda. Dan disitulah letak kesulitannya. Karena untuk kuda yang masih belum terbiasa melakukan kompetisi ini lebih sering menolak untuk melewati setiap rintangan yang ada.

Untuk ajang kompetisi terutama untuk kompetisi internasional seperti Sea Games dan juga Olmpiade, pastinya memberikan ketentuan khusus bagi atlet dan kuda yang akan bertanding. Sehingga umumnya atlet maupun kuda akan berlatih secara intensif sehingga mampu berkompetisi dalam kondisi yang prima dan memenuhi persyaratan yang berlaku. Sebelumnya perlu Anda ketahui pula bahwa dalam kompetisi yang juga sering dikenal dengan sebutan kuda loncat ini pastinya terdapat pakem jenis penilaian yang digunakan. Sehingga kemenangan yang diraih ialah berdasarkan penilaian yang objektif dan terukur. Pada cabang olahraga berkuda atau kuda loncat ini terdapat tiga macam disiplin kompetisi yang berkembang terutama di tanah air.

Diantaranya ialah yang pertama ada Dressage atau tunggang serasi. Tunggang serasi ini adalah cabang olahraga berkuda yang didasarkan pada ketangkasan berkuda. Tunggang serasi ini lebih menonjol pada segi estetika atau kesenian dimana penilaian akan dilihat dari keanggunan dan juga keindahan kuda yang atletis, luwes dalam bergerak, dan juga dilihat dari penunggangnya yang tak kalah luwes dalam mengendalikan kuda. Kemudian yang kedua ada Show Jumping atau Lompat Rintangan. Sebenarnya berlari dan bahkan melompat adalah hal yang harfiah dilakukan oleh kuda terutama saat para kuda berada di alam bebas. Akan tetapi pada kompetisi ini, tentu saja ada berbagai aspek yang dijadikan sebagai pertimbangan untuk penilaian.

Pada kompetisi ini kuda dikompetisikan kemampuan lompatannya mulai dari tingkatan rendah hingga sulit karena pastinya disadari bahwa kemampuan setiap kuda berbeda-beda. Tujuan utama atau rintangan utama pada kompetisi ini adalah untuk bisa menyelesaikan setiap lintasan yang telah ditentukan. Dimana penilaian terbaik diberikan pada kuda yang bisa melewati lintasan tanpa menjatuhkan rintangan yang ada. Kemudian untuk disiplin kompetisi yang ketiga adalah Eventing atau trilomba. Untuk kompetisi ini ialah kompetisi yang mengkombinasikan tiga disiplin sekaligus mulai dari dressage, cross country, dan juga jumping. Pada kompetisi ini akan telihat bahwa pelatihan yang sistematis dan teraturlah yang akan mampu memenangkan tiga pertandingan sekaligus. Karena memang pertandingan ini akan dilakukan oleh atlet dengan kuda yang sama dari awal hingga akhir. Meskipun demikian tentu saja kompetisi ini juga memiliki tingkat kesulitan, sehingga para atlet harus terus melatih diri dan kudanya agar mampu bertanding dengan baik.

Dengan begitu bagi Anda yang sudah dengan olahraga berkuda, cobalah untuk melatih kuda anda dengan baik dan juga tentu saja menambah kemampuan Anda dalam mengendalikan kuda. Apalagi bila anda tertarik untuk mengikuti kompetisi yang serupa. Anda bisa memulainya dengan mengikuti kompetisi paling dasar dan tingkatan paling kecil terlebih dahulu sebelum akhirnya melaju ke tingkatan selanjutnya. Pastikan pula kuda Anda dalam kondisi prima sehingga bisa lolos pada persyaratan yang diberlakukan untuk mengikuti kompetisi olahraga berkuda di berbagai tingkatan tentunya.


Kuda Loncat Rintangan Di Indonesia

Kuda Loncat

Kuda memiliki kemampuan dasar selain mampu berlari dengan kencang dan tangkas, kuda juga memiliki kemampuan untuk melompat dengan baik saat ada rintangan di depan mata. Kemampuan dan keterampilan kuda ini bahkan akan semakin terasah dan luar biasa bila ia hidup di alam bebas sehingga kemampuannya tumbuh dengan alami. Meskipun demikian memang disadari bahwa setiap kuda memiliki kemampuan yang berbeda-beda mulai dari kemampuan biasa hingga luar biasa. Hingga akhirnya ditemukanlah bahwa berkuda menjadi salah satu cabang olahraga yang kemudian dikompetisikan. Salah satu cabang disiplin kompetisi pada olahraga berkuda ini adalah kuda loncat atau lebih dikenal dengan sebutan show jumping (lompat rintangan).

Sebenarnya kuda loncat atau show jumping ini merupakan olahraga yang terinspirasi dari kebiasaan dan kegemaran dari Irlandia dahulu, denagn kondisi lahan pertanian yang luas dan terdapat banyak rintangan terutama pohon-pohon, akhirnya orang irlandia dan juga para kudanya terbiasa untuk melewati setiap rintangan alam yang ada sehingga mampu beraktivitas kembali. Hingga akhirnya kemudian kebiasaan ini tumbuh menjadi sebuah kompetisi seperti kompetisi hingga saat ini. Pastinya Anda mengetahui bahwa goal utama dari kompetisi ini adalah dimana kuda harus bisa melewati setiap rintangan yang ada dan yang telah ditentukan tanpa menjatuhkan rintangan tersebut. Padahal jenis rintangan untuk kompetisi show jumping ini berbeda-beda dan beragam.

Mulai dari rintangan lompat tinggi, rintangan lompat jauh, bahkan rintangan tinggi jauh. Sedangkan ketentuan rintangan ini berbeda-beda tergantung dari kebijakan pada setiap kompetisi. Bisa jadi rintangan diberikan secara terpisah atauu berdiri sendiri akan tetapi bisa juga rintangan diberikan secara kombinasi atau dengan melakukan penggabungan. Umumnya untuk rintangan kombinasi aan diberikan jarak tertentu. Nantinya panitia akan mengumumkan rintangan yang dikompetisikan pada course plan atau peta lintasan yang akan diinformasikan atau dipajang sehingga siapapun bisa melihat dan mengetahuinya. Mayoritas untuk kompetisi show jumping ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat dan mengukur kecepatan, ketepatan, dan juga kegesitan baik dari atlet maupun kuda sebagai satu tim. Tentu saja kompetisi ini juga diukur dengan waktu yang disesuaikan. Dimana pertandingan atau kompetisi akan diberikan waktu tertentu untuk atlet dan kuda menyelesaikan rintangan yang diberikan.

Umumnya meskipun course plan sudah dipasang, akan tetapi penitia kompetisi tetap memberikan kesempatan bagi atlet maupun kudanya untuk berjalan melintasi arena kompetisi. Hal ini dimaksudkan agar atlet bisa sambil menghafalkan dan melihat kondisi selain juga untuk membiasakan kudanya sebelum bertanding. Dan untuk kompetisi show jumping ini umumnya rintangan yang akan diberikan ialah berkisar mulai dari 6 rintangan hingga 14 rintangan dalam waktu tertentu yang telah disepakati oleh panitia. Memang dalam praktek nantinya, bila atlet dan kuda melebihi waktu yang telah ditentukan dalam menyelesaikan rintangan masih diperbolehkan atau diijinkan selama tidak melewati batas toleransi. Hal semacam ini dikenal dengan sebutan time allowed. Akan tetapi faults akan diberikan pada setiap detik.

Dalam kompetisi show jumping ini sudah pasti adalah atlet dan kuda yang memiliki angka atau penilaian kesalahan paling sedikit atau paling kecil, kemudian mampu menyelesaikan setiap rintangannya dengan baik dan cepat, dan juga sesuai dengan kompetisi yang diberikan. Mulai dari kompetisi untuk lompat jauh, lompat tinggi, maupun lompat jauh-tinggi. Dimana untuk lompat tinggi, ketinggian rintangan bahkan bsia mencapai dua meter. Itulah berbagai informasi yang bisa Anda dapatkan mengenai show jumping atau kuda loncat ini.


Panduan Dalam Lomba Kuda Loncat Rintangan

Lomba Kuda Loncat Rintangan

Lomba kuda loncat ritangan merupakan salah satu jenis lomba dari olah raga pacuan kuda yang mana kuda dan oenunggangnya harus menyelesakan berbagai lintasan yang mana ada berbagai rintangan yang telah disediakan tanpa menjatuhkan sama sekali rintangan-rintangan yang disediakan. Berbagai rintangan dalam lintasan tersebut juga sangat bervariasi dan berbeda tergantung tingkat kesulitan dan levelnya. Namun pacuan kuda jenis ini yakni kuda loncat rintangan sudah memiliki standatrnya sendiri sesuai dengan panduan dan prosedur yang berlaku atau biasa disebut dengan SOP (Standart Operasional Prosedur). Lalu bagaimanakah panduan atau prosedur yang harus sesuai dan harus ditaati oleh setiap perlombaan? Daripada penasaran, langsung saja simak penjelasannya di bawah ini.

Panduan dalam lomba kuda loncat rintangan harus sesuai dengan standart dan aturan yang berlaku. Sesuai dengan aturan dan standart panjang lintasan dalam lomba kuda loncat rintangan adalah minimal yang seharusnya dilewati oleh kuda dan para penunggangnya yakni 150 meter dan dengan panjang maksimal 1200 meter. Sedangkan untuk alas arena yang sesuai dengan stadart dan aturan yang berlaku adalah 90 meter x 45 mter dengan alas lintasan yakni berupa pasir atau padang rumput.

Tantangannya pun juga sudah diatur esuai dengan standart dan prosedur yang berlaku. Pada umumnya, jenis-jenis rintangan yang harus dilalui yakni berupa lintangan lompat tinggi, rintangan lompat jauh yang menggenangi air yang telah disediakan, rintangan lompat tinggi serta lompat jauh, dan masih banyak lagi yang tidak bisa disebutkan. Berbagai rintanga tersebut bisa dilalui secara terpisah atau bisa juga dimarger atau digabungkan menjadi satu dengan berbagai kombinasi tertentu sesuai dengan kesepakatan.

Itulah sedikit ulasan mengenai panduan dalam pacuan kuda berjenis kuda loncat rintangan yang ada di Indonesia yang juga. Semoga ulasan di atas bisa bermanfaat untuk menambah informasi pengetahuan anda. Pengetahuan mengenai jenis olah raga pacuan kuda loncat rintangan sebaiknya anda miliki, mengingat pacuan kuda loncat rintangan juga termasuk salah satu sejarah yang harus dikenang. Seperti kata pepatah yang mengatakan bahwa, jangan sekali-sekali elupakan sejarah atau yang popular dan biasaa disebut dengan jas merah.


Kesiapan Lapangan Dressage Dan Show Jumping Sea Games 2018

Pordasi (Pengurus Besar Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia) berkoordinasi secara berkala dengan INASGOC (Indonesian Asian Games Organizing Committee) atau panitia pelaksana Asian Games 2018 khususnya bagian Venue and Environtment terkait kesiapan JIEPP (Jakarta Internasional Equestrian Pulomas Park) yang diselenggarakan pada tanggal 3 hingga 5 november dan juga 1 hingga 3 desember dapat berjalan dengan lancar dan baik karena dukungan dari venue yang maksimal. Rangkaian tes event Road to Asian Games 2018 yang diselenggarakan oleh INASGOC bekerja sama dengan PB/PP nasional (induk organisasi olahraga nasional) yang tidak hanya bertujuan untuk menguji apakah panitia sudah siap dengan rangkaian event mendatang. Selain itu kesiapan dari venue untuk kompetisi itu sendiri juga harus menjadi prioritas. Sehingga ketika hari H telah tiba, semuanya sudah tersedia mulai dari tempat untuk berkompetisi seperti lapangan olahraga sudah dapat digunakan dan sesuai dengan standar internasional.

Terlihat dari test event untuk cabang equestrian atau olahraga berkuda seperti kuda lompat rintangaan yang betajuk FEI Wold Jumping Challenge 2017 lalu yang berlangsung di Arthayasa Stables yang terletak di Limo, Depok, Jawa Barat. Dari semua format pertandingan untuk test event equestrian, semuanya akan menggunakan sistem CCI atau Concours Complete International, kegiatan ini berlangsung selama tiga hari penuh. Event ini dilaksanakan dengan menggunakan urutan nomer lomba seperti dressage dan juga show jumping di hari pertama untuk babak pendahuluan, kemudian cross country di hari kedua dan dressage serta jumping babak final di hari ketiga. Pordasi sebagai pelaksana lomba telah membuat test event equestrian di dua venue kompetisi, yaitu di Arthayasa Stables untuk dressage dan show jumping dan lomba cross country dilaksanakan di JIEPP. Kedua test event telah berlangsung dengan lancar tanpa ada kendala berarti. Hanya ada satu persiapan yang kurang matang, yaitu di venue JIEPP untuk lomba cross country. Awalnya akan digunakan sistem CCI, namun akhirnya sistem tersebut diubah dengan show jumping akan dipertandingkan terlebih dahulu, lalu diikuti oleh lomba cross country. Format yang digunakan juga berubah menjadi CIC.

Perubahan yang diambil sesuai dengan peraturan dari FEI atau Federasi Equestrian Internasional, karena seperti yang dijelaskan di atas ketika dilakukan inspeksi oleh juri, terdapat beberapa rintangan yang perlu diperbaiki. Itulah tujuan dari test event, untuk mengetahui kesiapan dari masing-masing venue. Ketika diketahui adanya kekurangan atau hal-hal yang perlu diperbaiki, maka bisa diambil langkah perbaikan sejak dini sehingga persiapan venue tidak akan molor dan akan sesuai dengan jadwal yang telah disusun. Akhirnya pun dua cabang equestrian akan dilakukan di Pulomas semuanya, tidak lagi di Arthayasa Stables karena nantinya cabang pentathlon akan dilaksanakan di Arthayasa Stables.


Atlet Berkuda Dressage & Show Jumping Di SEA Games Serta Masa Depan Indonesia Dalam Cabang Olahrga Berkuda

Pada tahun 2017 lalu, atlet-atlet dari tim berkuda Indonesia mengikuti SEA Games yang di adakan di Kuala Lumpur, Malaysia. Kompetisi berkuda tersebut diselenggarakan pada tanggal 22 hingga 24 agustus 2017 untuk cabang dressage atau tunggang serasi dan tanggal 26 agustus serta 28 agustus 2017 untuk show jumping (kuda lompat rintangan). Kompetisi yang dilaksanakan di 3Q Equestrian Centre, Rawang dihadiri oleh masyarakat Indonesia yang mendukung atlet-atletnya ketika berkompetisi dalam ajang SEA Games. Cabang olahraga berkuda seperti dressage dan juga show jumping tidak semudah kelihatannya, karena seperti cabang olahraga lainnya, berkuda membutuhkan ketahanan yang besar dan juga butuh kedisiplinan dalam berlatih setiap harinya jika ingin meningkatkan keterampilan dan kemampuannya dalam berkuda.

Sebenarnya dalam cabang olahraga gabungan antara manusia dan hewan, penilaiannya cukup sulit. Karena yang menilai adalah manusia, sehingga bisa terjadi subyektifitas dalam proses penilaian. Selain itu dalam SEA Games tahun 2017, yang diperebutkan adalah empat medali emas. dua medali emas untuk perorangan dan dua medali emas untuk beregu. Bisa anda bayangkan betapa sengitnya perebutan medali emas tersebut. Apalagi dalam SEA Games, yang mengikuti cabang olahraga ini dari berbagai negara termasuk Indonesia. Untuk menyambut SEA Games 2018, atlet berkuda Indonesia harus benar-benar mempersiapkan diri untuk menghadapi kompetisi tersebut. Bahkan pada SEA Games 2017 lalu, Ketua umum PP Pordasi menyebutkan bahwa untuk mendapatkan satu medali emas saja sudah susah.

Jumlah atlet berkuda untuk cabang dressage dan show jumping di Indonesia terbilang masih sedikit. Karena itulah membutuhkan sarana informasi untuk mengenalkan olahraga berkuda. Tentunya jika hal tersebut bisa terwujud, maka akan memberikan dampak positif untuk perkembangan olahraga berkuda dalam cabang dressage dan show jumping. Selama ini untuk mencari atlet berkuda hanya terbatas di Pulau Jawa dan Bali saja, diluar itu masih sulit untuk mendapatkan atlet baru. Padahal Indonesia memiliki potensi yang tinggi untuk menjadikan olahraga berkuda sebagai salah satu kekuatan untuk menang dalam SEA Games mendatang.

Indonesia juga memiliki banyak daerah yang terkenal sebagai daerah penghasil kuda. Apabila cabang olahraga yang satu ini semakin berkembang, tentunya diharapkan Indonesia tidak hanya berkompetisi di SEA Games, namun juga di olimpiade-olimpiade dunia. Selain atlet, perlu juga untuk mengembangkan industri berkuda, terutama dalam pengembangbiakan kuda lokal yang berkualitas. Selain itu peralatan berkuda juga harus dikembangkan lagi agar bisa mendapatkan peralatan yang murah namun berkualitas. Jangan sampai atlet-atlet berkuda semakin menurun akibat terkendala pada peralatan dan juga kuda yang mahal. Apabila pemerintah bisa membantu mengembangkannya, maka ada harapan untuk membuat berkuda sebagai salah satu cabang olahraga yang terkuat yang dimiliki Indonesia.